Menjaga Kesehatan Usus Besar, Pentingkah?

Menjaga Kesehatan Usus Besar, Pentingkah? Sebagai manusia sudah selayaknya mengerti akan kesehatan Usus. Usus pada diri kita ini, adalah salah satu organ paling penting dalam menjalani hidup setiap harinya. Sebab, usus merupakan organ paling vital dalam menyalurkan makanan dan minuman yang telah kita makan setip hari. Usus saluran makanan yang akan kita buang dan diserap oleh tubuh. Maka itu, banyak para ahli meneliti soal usus sebagai kunci utama manusia itu bisa sehat atau bebas berbagai penyakit atau tidak dilihat dari seberapa sehatnya usus besar pada tubuh kita.

membersihkan-racun-dari-usus-besar-manusia

Di dalam usus makanan yang merupakan sumber energi dicerna dan sampah pencernaan akan di buang ke dalam usus besar yang merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan. Tubuh jelas membutuhkan energi untuk melakukan aktifitas dalam pekerjaan. Jika makanan tidak bisa dicerna dengan baik, karena banyaknya bahan kimia sehingga menempel di dalam usus, tentu saja penyakit akan mudah datang. Apalagi tanpa kita sadari, sisa makanan yang sudah bertahun-tahun menempel di dinding usus, sudah mengerak dan menjadi sampah. Ini yang menjadi sarang penyakit berbahaya bagi tubuh.

Tidak salah jika para ahli menyebut bahwa akibat usus besar kotor dan penuh sampah karena sisa makanan, akan berakibat terganggunya kesehatan pada tubuh. Bahkan megakibatkan kematian pada manusia. Tidak heran orang yang menyukai makanan seperti makanan cepat saji, banyak mengandung kimia dan pewarna buatan, akan rentan terjangkit penyakit seperti; stamina melemah, cepat atau mudah capek, gampang sakit, perut buncit, kegemukan, berat badan naik tanpa henti, tidak fokus dalam bekerja dan lain sebagainya.

Usus besar mempunyai fungsi antara lain: tempat mengumpulkan sisa makanan yang kemudian akan dibuang melalui anus, tempat mengabsorbsi air dan beberapa mineral, dan tempat pertumbuhan bakteri, dimana bakteri dalam usus besar ini dapat membentuk beberapa jenis vitamin yaitu vitamin B dan K yang kemudian diabsorbsi oleh tubuh.

Melihat fungsinya maka kerja usus besar yang baik ini merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan tubuh kita. Dalam usus inilah bisa dikatakan sebagai induk berbagai penyakit. Ketidak seimbangan fungsi usus ini dapat mengakibatkan penumpukan racun (toksin) yang melalui sistem peredaran darah dan limfatik akan tersebar ke seluruh tubuh kita dan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Dr. Arbuthnot Lane, seorang pakar kesehatan colon menyatakan bahwa penyakit usus (sembelit) merupakan sebab terjadinya semua jenis penyakit yang menimpa manusia. Hal inilah yang ditandaskan oleh Rasulullah Saw dalam sabdanya “Perut itu merupakan wadah semua penyakit”. Oleh karena itu lah Islam mengajarkan pemeliharaan kesehatan usus mulai dengan cara menjaga makanan yang masuk ke dalam usus sampai kepada membuang sampah metabolisme usus dengan cara BAB yang benar.

BAB Pada Orang Sehat Berapa Kali sehari?

Bagi orang sehat, bisa BAB sehari 1 kali. Setia[ hari bisa BAB, bisa dikatakan cukup sehat tubuh anda. Namun belum tentu bersih Toksin atau racun di dinding usus karena sisa makanan yang menempel.

Jika anda mengalami BAB belum sehari sekali, waah itu perlu diperiksa kembali asupan makan anda. Manusia normal itu BAB dilakukan sehari sekali atau setiap hari. Jika kok belum bisa sehari BAB, mulai atur pola makan sehat. Hindari makanan yang berbahaya seperti mengandung bahan kimia, pengawet dan pewarna buatan. Juga lengkapi dengan selalu olahraga rutin.

Saya sudah olaharaga rutin. Walaupun anda sudah olahraga rutin, namun pola makan tidak sehat, yaa tetap saja rentan terkena penyakit akut. Lebih bagus jika olahraga rutin dan makan makanan yang sehat. Tidak perlu mahal kok untuk menyantap makanan sehat. Di indonesia sangat mudah untuk mencari makanan sehat. Seperti makan sayur dan buah yang masih segar. Namun harus tetap diperhatikan sayuran yang kita makan bebas Pestisida. Sebab, sayuran yang kena Pestisida ia akan masuk ke batang sayuran sehingga jika sudah dimasak akan susah hilangnya. Sayuran itu akan tetap menempel di sayuran, yang jika kita makan akan berbahaya karena bahan kimia dari sayuran tersebut.

menurunkan berat badan

Gangguan fungsi pada usus besar ini secara garis besar dapat disebabkan beberapa hal yaitu :

  1. Stress
    Stress atau tekanan pikiran menjadi penyebab utama penyakit usus juga penyakit-penyakit yang lain. Masa transit makanan dalam perut (usus) berlangsung antara 12-14 jam. Stress yang kita alami dapat memperlambat masa transit makanan dalam usus sehingga mengakibatkan penumpukan toksin dalam usus
  2. Pola Makan
    Makan makanan pengacau perut seperti makanan berlendir (mucus),sperti keju,mentega,dll, makanan siap saji (fast food), makanan dengan 3 P (Pengawet,Pewarna,Perasa), dan makan yang didalamnya kurang mengandung serat disertai kurang minum mengakibatkan faces ( kotoran ) yang akan dikeluarkan menjadi keras sehingga akan tertahan lama di usus besar ( Normalnya dalam satu hari kita buang air besar satu sampai dua kali ) mengakibatkan faces ( Kotoran ) menjadi asam sehingga mengiritasi mucosa usus besar yang lama kelamaan mucosa tersebut akan berubah ( mutasi ) ke arah keganasan.dapat meningkatkan keasaman perut sehingga menyulitkan pembuangan feces.
    Faktor lain yang bisa menyebabkan penyakit perut adalah terkait dengan bad habit (kebiasaan buruk dalam makan) seperti minum alkohol, merokok, banyak minum kopi, makanan dan minuman berkarbonasi (soda,dll), makan dengan diselingin minum, setelah makan langsung tidur, makan terlalu kenyang, lambung tidak tegak saat makan, dan food combining yang salah dapat menyebabkan gas dan iritasi dalam usus.
    Keseimbangan Bakteri Baik dalam usus
    Didalam sistem pencernaan yang baik terdapat kira-kira 60 macam varietas dari bakteri atau mikroflora yang berguna untuk membentuk beberapa zat makanan yang penting serta membantu menjaga keseimbangan PH dan bakteri yang tidak baik didalam usus. Bila keseimbangan bakteri ini terganggu maka akan terjadi gangguan pada saluran pencernaan dan penyakit autointoksikasi ( selanjutnya akan diterangkan pada bab penyakit autointoksikasi ).
  3. Melemahnya Peristaltik usus
    Diperkirakan usus 50 kali berkontraksi permenitnya. Kontraksi ini memungkinkan makanan bergerak pada saluran pencernaan dan membantu mengoptimalkan absorbsi makanan serta membuang sisa makanan. Kelemahan peristaltik usus dapat menyebabkan feces menumpuk di dalam usus.
  4. BAB Tidak teratur
    Keteraturan buang air besar sangat berguna untuk membuang racun ( Toksin ) yang dihasilkan dari pembusukan dan fermentasi.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Usus Besar

Karena begitu pentingnya kesehtan usus besar kita harus dijaga setiap waktu, maka selalu atur pola makan sehat. Semua masalah di tubuh berawal dari kurang jeli dalam memilih makanan yang kita makan setiap harinya. Siapapun anda, apapun profesi anda, jika kurang menjaga ksehatan yaa tentu saja akan mudah terserang berbagai penyakit.

Ingin Sehat? Mulai hari ini jaga kesehatan usus besar anda. Imbangi kesehatan usus anda dengan selalu minum Fiforlif. Sebab Fiforlif ini di rekomendasikan oleh pakar ternama di Indonesia. Jelas fiforlif sangat membantu buat kesehatan pencernaan usus besar anda. Baca lengkap soal Fiforlif…

 

*Disadur dari berbagai sumber…

 

 

Admin – tokoforedigasa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya :